• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Kamis, 11 November 2021

RPP Kls 5 Tema 1 Sub Tema 1 Pemebalajaran 1

 ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA




RPP Kelas 5 tema 1. Organ Gerak Hewan dan Manusia Sub Tema 1. Organ Gerak Hewan disusun sebagai pedoman langkah-langkah praktis bagi guru dalam melaksanan proses pembelajaran terhadap siswa. pada bagian ini guru disuguhkan RPP yang sederhana dan menghasilkan output yang mudah difahami oleh siswa.







Kamis, 04 November 2021

Pembagian Nilai Ambang Batas PPPK

 


Pembagian Nilai Ambang
Batas



TK




  • Guru Kelas: nilai ambang batas
    kategori 1 senilai 260, kategori 3 210



SD




  1. Agama: nilai ambang batas
    kategori 1 senilai 325, kategori 3 275

  2. Guru Kelas: kategori 1 320,
    kategori 3 270

  3. Penjasorkes: kategori 1 320,
    dan kategori 3 225



SMP




  1. Agama: kategori 1 325, kategori
    3 275

  2. Bahasa Indonesia: kategori 1
    265, kategori 3 215

  3. Bahasa Inggris, Bimbingan
    Konseling, dan IPA: kategori 1 270, kategori 3 220

  4. IPS: kategori 1 305, kategori 3
    205

  5. Matematika: kategori 1 205,
    kategori 3 155

  6. Penjasorkes: kategori 1 280,
    kategori 3 230

  7. PPKN: kategori 1 320, kategori
    3 280

  8. Prakarya: kategori 1 250,
    kategori 3 200

  9. Seni Budaya: kategori 1 280,
    kategori 3 230TIK: kategori 1 235, kategori 3 185



SLB




  • Agama: kategori 1 325, kategori
    3 275



SMA




  1. Agama: kategori 1 325, kategori
    3 275

  2. Antropologi: kategori 1 200,
    kategori 3 275

  3. Bahasa Arab: kategori 1 275,
    kategori 3 150

  4. Bahasa Indonesia: kategori 1
    310, kategori 3 225

  5. Bahasa Inggris: kategori 1 285,
    kategori 3 260

  6. Bahasa Jepang: kategori 1 225,
    kategori 3 235

  7. Bahasa Jerman: kategori 1 270,
    kategori 3 175

  8. Bahasa Mandarin: kategori 1
    290, kategori 3 220

  9. Bahasa Perancis: kategori 1
    240, kategori 3 240

  10. Bimbingan Konseling: kategori 1
    285, kategori 3 190

  11. Biologi: kategori 1 295,
    kategori 3 235

  12. Ekonomi: kategori 1 275,
    kategori 3 225-245

  13. Fisika dan Geografi: kategori 1
    250, kategori 3 200

  14. Kimia dan Matematika: kategori
    1 290, kategori 3 240

  15. Penjasorkes: kategori 1 270,
    kategori 3 220

  16. PPKN: kategori 1 320, kategori
    3 270

  17. Prakarya: kategori 1 260,
    kategori 3 210

  18. Sejarah: kategori 1 300,
    kategori 3 250

  19. Seni Budaya: kategori 1 265,
    kategori 3 215

  20. Sosiologi: kategori 1 260,
    kategori 3 210

  21. TIK: kategori 1 250, kategori 3
    200



SMK




  1. Agama: kategori 1 325, kategori
    3 275

  2. Agribisnis Perikanan: kategori
    1 285, kategori 3 235

  3. Agribisnis Tanaman: kategori 1
    270, kategori 3 220

  4. Agribisnis Ternak: kategori 1
    295, kategori 3 245

  5. Agriteknologi Pengolahan Hasil
    Pertanian: kategori 1 305, kategori 3 255

  6. Akuntansi dan Keuangan Lembaga:
    kategori 1 285, kategori 3 235

  7. Animasi: kategori 1 290,
    kategori 3 240

  8. Antropologi: kategori 1 200,
    kategori 3 150

  9. Bahasa Arab: kategori 1 275,
    kategori 3 225

  10. Bahasa Indonesia: kategori 1
    310, kategori 3 260

  11. Bahasa Inggris: kategori 1 285,
    kategori 3 235

  12. Bahasa Jepang: kategori 1 225,
    kategori 3 175

  13. Bahasa Jerman: kategori 1 270,
    kategori 3 220

  14. Bahasa Mandarin: kategori 1
    290, kategori 3 240

  15. Bahasa Perancis: kategori 1
    240, kategori 3 190

  16. Bimbingan Konseling: kategori 1
    285, kategori 3 235

  17. Biologi: kategori 1 295,
    kategori 3 245

  18. Broadcasting dan Perfilman: kategori 1 260, kategori 3 210

  19. Busana: kategori 1 295,
    kategori 3 245

  20. Desain dan Produksi Karya, dan
    Desain Komunikasi Visual: kategori 1 220, kategori 3 170

  21. Desain Pemodelan dan Informasi
    Bangunan: kategori 1 260, kategori 3 210

  22. Ekonomi: kategori 1 275,
    kategori 3 225

  23. Fisika: kategori 1 250,
    kategori 3 200

  24. IPA: kategori 1 285, kategori 3
    235

  25. Kehutanan: kategori 1 250,
    kategori 3 200

  26. Kimia: kategori 1 295, kategori
    3 240

  27. Kimia Analis: kategori 1 275,
    kategori 3 225

  28. Konstruksi dan Perawatan
    Bangunan Sipil: kategori 1 305, kategori 3 225

  29. Kuliner: kategori 1 235,
    kategori 3 185

  30. Layanan Kesehatan: kategori 1
    325, kategori 3 275

  31. Manajemen Perkantoran dan
    Layanan Bisnis: kategori 1 285, kategori 3 235

  32. Matematika: kategori 1 290,
    kategori 3 240

  33. Nautika Kapal Niaga: kategori 1
    275, kategori 3 225

  34. Nautika Kapal Penangkapan Ikan:
    kategori 1 295, kategori 3 245

  35. Pekerjaan Sosial: kategori 1
    265, kategori 3 215

  36. Pemasaran: kategori 1 285,
    kategori 3 235

  37. Pengembangan Perangkat Lunak
    dan Gim: kategori 1 305, kategori 3 255

  38. Penjasorkes: kategori 1 270,
    kategori 3 220

  39. Perhotelan: kategori 1 320,
    kategori 3 270

  40. Seni Pertunjukan: kategori 1
    270, kategori 3 220

  41. Seni Rupa: kategori 1 235,
    kategori 3 185

  42. Sosiologi: kategori 1 260,
    kategori 3 210

  43. Spa dan Kecantikan: kategori 1
    295, kategori 3 245

  44. Teknik Elektronika: kategori 1
    290, kategori 3 210

  45. Teknik Energi Terbarukan:
    kategori 1 250, kategori 3 200

  46. Teknik Furnitur: kategori 1
    255, kategori 3 205

  47. Teknik Geologi Pertambangan:
    kategori 1 270, kategori 3 220

  48. Teknik Geospasial: kategori 1
    250, kategori 3 200

  49. Teknik Jaringan Komputer dan
    Telekomunikasi: kategori 1 280, kategori 3 230

  50. Teknik Ketenagalisrikan:
    kategori 1 285, kategori 3 235

  51. Teknik Kimia Industri: kategori
    1 250, kategori 3 200

  52. Teknik Konstruksi dan
    Perumahan: kategori 1 280, kategori 3 230

  53. Teknik Konstruksi Kapal:
    kategori 1 245, kategori 3 195

  54. Teknik Laboratorium Medik:
    kategori 1 275, kategori 3 225

  55. Teknik Logistik: kategori 1
    300, kategori 3 250

  56. Teknik Mesin: kategori 1 275,
    kategori 3 225

  57. Teknik Otomotif: kategori 1
    245, kategori 3 195

  58. Teknik Pengelolaan dan
    Fabrikasi Logam:kategori 1 285, kategori 3 235

  59. Teknik Perawatan Gedung:
    kategori 1 260, kategori 3 210

  60. Teknik Perminyakan: kategori 1
    325, kategori 3 275

  61. Teknik Pesawat Udara: kategori
    1 290, kategori 3 240

  62. Teknik Tekstil: kategori 1 230,
    kategori 3 180

  63. Teknik Kapal Penangkapan Ikan:
    kategori 1 280, kategori 3 230

  64. Teknologi Farmasi:kategori 1
    265, kategori 3 215

  65. TIK: kategori 1 250, kategori 3
    200

  66. Usaha Layanan Pariwisata:
    kategori 1 300, kategori 3 250

Perubahan Nilai Ambang Batas PPPK Guru

 

PerubahanNilai Ambang Batas PPPK Guru  



 




Pelaksanaan seleksi Pegawai
Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK guru telah
dilaksanakan. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
(PANRB) menetapkan kembali aturan nilai ambang
batas PPPK
 2021.



Melansir
dari akun resmi Instagram Kementerian PANRB, Rabu (03/11/2021), aturan
penyesuaian untuk nilai ambang batas telah tertulis dan tertuang dalam
Keputusan Menteri PANRB Nomor 1169/2021.



Penyesuaian
tersebut dilakukan untuk mempermudah melakukan seleksi para calon guru yang
mengikuti rangkaian ujian. Selain itu, penyesuaian yang dilakukan juga terbagi
tiga, yakni nilai ambang batas kategori 1, 2, dan 3.



Nilai
ambang batas merupakan batasan nilai yang harus dicapai para peserta ujian agar
dapat lolos ujian dan lanjut ke tahap selanjutnya.



Dengan
begitu, adanya nilai ambang batas dapat membantu peserta untuk memprediksi
nilai yang didapat usai mengerjakan ujian.



Setiap
kategori memiliki penyesuaiannya masing-masing. Nilai ambang batas antar
kategori diinisiasikan berdasarkan respons dan aspirasi dari masyarakat. 



“Nilai
ambang batas ini merupakan respons atas aspirasi yang diberikan masyarakat,”
tulis Kemen PANRB dalam ungghannya di Instagram.



Kemudian,
diterima pemerintah untuk kembali dicermati dengan mengamati kondisi lapangan,
seperti melihat kesulitan para peserta yang berusia lanjut dalam mengerjakan
soal kompetensi teknis.



Oleh
karena itu, nilai ambang batas untuk kategori dua mengatur tentang maksimal
usia yang boleh mendaftar, yaitu paling rendah di usia 50 tahun. Sementara itu,
nilai ambang batas kategori 3 berfokus pada batasan nilai alternatif jika
peserta tidak dapat memenuhi standar nilai pertama. 



“Peraturan
lengkap tentang nilai ambang batas PPPK Guru tersebut dapat diunduh di laman
jdih.menpan.go.id ya!,” tulis Kemen PANRB.



 



Berikut adalah nilai ambang batas Seleksi PPPK Guru 2021.




  1. Seleksi
    Kompetensi Teknis: nilai kumulatif yang harus dicapai adalah 500

  2. Seleksi
    Kompetensi Manajerial dan Sosiokultural: nilai kumulatif maksimal adalah
    200. Nilai ambang batas kategori 1 senilai 130, kategori 2 senilai 110,
    dan kategori 3 130

  3. Tahap
    Wawancara: nilai kumulatif minimal adalah 40. Nilai ambang batas kategori
    1 adalah 24, kategori 2 20, dan kategori 3 yaitu 24.



Untuk dapat lulus ke tahap selanjutnya, seluruh
peserta akan diberlakukan untuk mencapai nilai ambang batas kategori 1 dan
memiliki peringkat terbaik. 



Namun, jika tidak dapat memenuhi syarat
kategori 1 dan harus mengejar alokasi kebutuhan yang belum terpenuhi, peserta
yang berusia paling rendah 50 tahun saat pendaftaran akan diberlakukan nilai
ambang batas kategori 2 dengan peringkat terbaik.



Kebijakan untuk peserta berusia paling rendah
50 tahun ditujukan untuk memberi apresiasi atas dedikasi dan jasanya di dunia
pendidikan untuk tetap mau mengajar anak bangsa.



Ketika sudah mengikuti rangkaian ujian dan
nilai ambang batas kategori 1 dan 2 masih belum terpenuhi, para peserta akan
diberlakukan nilai ambang batas kategori 3 dengan peringkat terbaik.



Sebagai pemisalan, untuk kategori 3 nanti akan
menyesuaikan nilai ambang batas pada seleksi kompetensi teknis saja. Guru SD
yang mendapatkan nilai ambang batas Seleksi Kompetensi Teknis sebesar 270 saja
akan disesuaikan kembali dari semula yang sebesar 320.



Sementara itu, nilai ambang batas kumulatif
dari kompetensi manajerial, sosiokultural, dan wawancara tidak dilakukan
penyesuaian.



 

Download Driver EPSON L120 Original

 Sekilas tentang Epson



Epson adalah
perusahaan yang memproduksi aneka printer, proyektor LCD, sensor dan peralatan
kecil lainnya. Di bidang perkantoran, Epson juga memproduksi mesin label, mesin
pencetak tiket dan lain-lain. Grup Epson dikelola oleh Seiko Epson Corporation
yang berasal dari Jepang. Sementara itu, Epson Deutschland GmbH adalah anak
perusahaan dari Seiko Epson Corporation yang berdiri sejak tahun 1979.
Perusahaan ini menangani penjualan di Eropa seperti Jerman, Austria dan Swiss.



Spesifikasi Epson L120





Epson L120 Ink Tank Printer hadir dengan spesifikasi seperti
berikut  :




  • Dimensi: 461 x 215 x 130 mm

  • Berat: 2.4 kg

  • Jumlah Katrid: 4

  • Metode cetak: Ink Jet

  • Resolusi: 720 x 720 dpi

  • Kecepatan cetak (hitam dan putih): 8.5ipm

  • Kecepatan cetak warna: 4.5 ipm

  • Jumlah baki kertas: 1

  • Kapasitas input kertas: Hingga 50 lembar, kertas A4

  • Ukuran kertas maksimal: 215.9x1117.6mm

  • Konsumsi daya: 10W (printing), 2.0W (standby)

  • Kesesuaian sistem Operasi: Windows XP / Vista / 7 / 8 /
    8.1 / 10

  • Mac OS X 10.5.8 or yang lebih baru.



Review Epson L120



Desain Ringkas, Tidak
Makan Tempat



Jika kamu sedang mencari printer yang tidak makan tempat dan
hemat tinta, pencarianmu telah berakhir. Printer Epson L120 adalah printer
berukuran kecil yang tidak makan tempat, bisa kamu letakkan di atas meja
kantor. Printer ini cocok untuk kantor SOHO, kantor berukuran besar atau
digunakan pribadi, terutama jika kamarmu kecil.



Lebih Hemat



Selain dari segi ruang, Epson L120 juga membantumu hemat uang
dan waktu karena harga Epson L120 ini dibanderol dengan harga yang cukup
terjangkau. Tangki tinta pada printer ini berada di luar dan berukuran kecil.
Kamu bisa melakukan isi ulang dengan mudah. Harga tinta printer Epson ini juga
sangat terjangkau, tersedia dalam ukuran 40 ml dan 70 ml. Biasanya, saat kamu
beli Printer Epson L120, kamu juga akan mendapatkan tinta CMYK berukuran 40 ml
secara gratis, lho!



Printer Epson L120,
Lebih Cepat Mencetak Dokumen



Bodi boleh kecil, tapi Printer Epson L120 mampu mencetak dokumen
dengan cepat. Epson senantiasa melakukan inovasi dan memperbaharui teknologi
mereka, hasilnya adalah Epson L120 yang memiliki kecepatan cetak hingga 8.5 ipm
untuk dokumen hitam-putih. Sementara itu, untuk dokumen warna, printer Epson
ini mampu mencetak 4.5 ipm. Jika kamu ingin proses cetak berjalan dengan
lancar, gunakanlah tinta printer Epson.



Tinta printer Epson membuat hasil cetak terlihat sangat
profesional, jelas dan tajam – semuanya dengan harga yang rendah. Untuk apa
menghemat uang membeli tinta palsu, jika tinta asli Epson sudah murah? Nanti
justru merusak Printer Epson milikmu. Selain harga tinta Epson yang cukup
terjangkau, harga Epson L120 ini juga sebanding dengan kualitasnya!



Tinta Bisa Diisi Ulang
dengan Mudah



Jika kamu ingin mengisi ulang tinta printer Epson ini,
mudah saja! Epson L120 dirakit dengan wadah khusus yang memungkinkanmu
melakukannya dengan mudah, cepat dan tidak berantakan. Dengan tangki tinta,
proses pengaliran tinta dan pencetakan akan berjalan dengan lancar.



Fitur Pelengkap
Lainnya



Untuk detail yang lebih rinci, dengan ukuran
yang mungil kamu bisa meletakkan kertas maksimum lima puluh lembar pada tray di
Epson L120. Printer ini hanya bisa mencetak dengan kertas berukuran A4 dan
polos, dengan print margin 3mm pada bagian atas, bawah, kanan dan kiri.



Apakah printer ini bisa terhubung dengan WiFi? Sayangnya, tidak.
Epson L120 tidak dilengkapi dengan fitur WiFi atau Bluetooth, masih
mengandalkan kabel USB 2.0. Printer ini bisa kamu hubungkan pada Windows XP,
Vista, 7, 8, 8.1 dan 10. Untuk para pengguna Mac, printer ini bisa kamu
hubungkan pada Mac OS 10.5.8 dan versi setelahnya.



Keunggulan Printer
Epson L120




  • Harga printer Epson L120 ini yang termurah dari kelas
    printer Ink Jet.

  • Ukurannya compact sehingga mudah
    ditempatkan di mana-mana, baik di rumah atau di kantor.

  • Selain harga printer Epson L120, printer ini juga hemat
    tinta sehingga biaya untuk printing dokumen kamu semakin hemat lagi.

  • Tinta printer ini mudah untuk di-refill dan tidak akan
    membuat berantakan. Harga tintanya juga murah dan hemat.

  • Teknologi canggih yang sangat cepat saat proses
    mencetak.

  • Printer ini berada di bawah brand Epson yang terkenal
    dengan kualitas printing yang terbaik. Tidak perlu diragukan lagi.



Kekurangan Printer
Epson L120




  • Masih memiliki fungsi tunggal. Epson seri L120 hanya
    berfungsi untuk printer saja, tidak seperti tipe printer all in
    one
     lainnya.

  • Tidak cocok untuk mencetak di kertas foto. Dengan
    resolusi maksimum 720 x 7200 dpi, printer ini tidak dapat memberikan hasil
    maksimal jika digunakan untuk mencetak foto dengan jenis kertas foto. Ini
    berbeda dengan printer Epson L310 yang baik digunakan mencetak di jenis
    kertas selain HVS.

  • Belum menunjang fitur automatic duplex printing. Jadi
    jika kamu butuh printing dokumen secara bolak balik, kamu harus
    melakukannya secara manual karena tidak ada fitur otomatisasi dari printer
    ini.

  • Printer Epson L120 Belum dilengkapi fitur WiFI atau Bluetooth
    sehingga kamu masih harus mengandalkan kabel USB 2.0.

  • Kapasitas tabung L120 masih lebih kecil dari kapasitas
    tabung tinta Epson L310. Kamu jadi harus lebih sering buka tutup tabung
    untuk isi ulang tinta.



Pertanyaan Seputar
Epson L120



Apa yang Dimaksud
dengan Printer Inkjet?



Printer InkJet adalah jenis printer yang menggunakan tinta untuk
mencetak dokumen. Keunggulan printer InkJet ada pada harganya yang cukup
terjangkau dan ukurannya yang umumnya tidak memakan banyak ruang. Karena faktor
ini maka printer inkjet biasanya banyak digunakan untuk printing dokumen skala
kecil seperti penggunaan pribadi di rumah-rumah.



Perbedaan printer inkjet dengan laser terletak pada metode cetak
dan material yang digunakan. Seperti namanya printer inkjet mengutamakan tinta
cair untuk mencetak dokumen, sementara printer laser menggunakan toner. Jenis
printer laser juga biasanya memiliki kecepatan cetak yang lebih cepat dengan
penggunaan toner lebih efisien dibanding tinta injet. Meskipun begitu, ukuran
printer lanser biasanya lebih besar. Harga printer laser juga lebih mahal
dibanding jenis printer inkjet. Jenis printer laser biasanya banyak digunakan
di perkantoran atau untuk mendukung bisnis. Jadi sebelum beli printer kamu bisa
menentukan kebutuhan untuk melihat jenis apa yang cocok, printer inkjet atau
printer laser ya.



Apa itu Printer Ink
Tank?



Printer Ink Tank adalah printer yang tidak
menggunakan print head built-in. Cara kerja printer jenis ini
adalah menyalurkan tinta ke printer dari tangki tinta. Jadi setiap kali tinta
habis, maka kamu bisa mengisinya secara manual dengan memindahkan cairan tinta
ke tangki printer.



Sekilas harga printer ink tank terlihat
sedikit lebih mahal. Namun jika melihat dalam penggunaan jangka panjang,
printer Ink Tank terasa lebih murah dan efisien karena kemampuan cetaknya lebih
tinggi dibanding jenis printer yang masih menggunakan cartridge.



Apakah Printer Epson
L120 Bisa Fotocopy atau Scan?



Epson L120 merupakan jenis printer dengan fungsi tunggal untuk
mencetak dokumen, sehingga kamu tidak dapat menemukan fungsi tambahan seperti
fax, copy, atau scan yang ada pada printer multifungsi.



Berapa Watt Printer
Epson L120?



Untuk fungsi printing, printer Epson seri L120 membutuhkan daya
sebesar 10 Watt, sementara dalam keadaan standby printer ini membutuhkan daya
sekitar 2 Watt.



Bagaimana Cara Instal
Printer Epson L120 Pada Komputer/Laptop?



Untuk bisa menggunakan printer Epson seri L120 di komputer atau
laptop, kamu harus menginstal driver printer Epson L120 sebelumnya ya. Kamu
bisa menginstal driver dari CD yang disertakan pada pembelian ataupun mengunduh
file-nya secara gratis pada situs resmi Epson. Jika kedua hal ini sudah kamu
miliki, maka ikuti langkah-langkah berikut untuk menginstal driver printer ke
komputer atau laptop kamu:




  • Hubungkan kabel USB printer ke komputer atau laptop
    kamu

  • Nyalakan printer

  • Masukkan CD driver atau download file driver printer
    Epson tersebut.

  • Klik dua kali pada file driver untuk menginstal, dan
    ikuti petunjuk pemasangan hingga selesai

  • Setelah selesai tunggu beberapa saat hingga komputer /
    laptop mengenali printer Lanjutkan dengan menjadikan Epson L120 sebagai
    default printer pada pengaturan komputer atau laptop.


Untuk Driver Printer EPSON L120 selenkapnya unduh DI SINI 

atau klik download 
👇👇👇    

Sabtu, 23 Oktober 2021

PENGERTIAN KKM DOWNLOAD APLIKASI EXCEL LELAS 1 S.D 6 PRAKTIS_6

     




Pengertian KKM


Salah satu prinsip penilaian pada kurikulum berbasis kompetensi seperti halnya Kurikulum 2013 adalah menggunakan acuan kriteria, yaitu menetapkan kriteria tertentu dalam penentuan kelulusan peserta didik. Kriteria tersebut dinamakan Kriteria Ketuntasan Minimal atau KKM.

Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) merupakan kriteria paling rendah untuk menyatakan bahwa peserta didik telah mencapai ketuntasan belajar.

Penetapan KKM dilakukan pada awal tahun pembelajaran berdasarkan hasil musyawarah guru mata pelajaran pada satuan pendidikannya atau beberapa satuan oendidikan yang memiliki karakteristik hampir sama.

Pertimbangan guru atau forum MGMP secara akademis menjadi pertimbangan utama dalam penetapan KKM.

Kriteria ketuntasan belajar setiap indikator yang ditetapkan dalam sebuah kompetensi dinyatakan dengan angka dari rentang 0-100. Dengan demikian, nilai KKM dinyatakan dengan angka 0-100. Angka maksimal 100 merupakan kriteria ketuntasan ideal.

Target ketuntasan belajar secara nasional diharapkan mencapai minimal 75. Satuan pendidikan dapat memulai dari kriteria ketuntasan minimal di bawah target nasional, kemudian ditingkatkan secara bertahap.

Kriteria Ketuntasan Minimal menjadi acuan bersama antara guru, peserta didik, dan orang tua/wali, sehingga nilai KKM harus dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar Peserta Didik.
Fungsi KKM

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).

1. Acuan guru dalam menilai kompetensi peserta didik sesuai KD mata pelajaran yang diikuti

Setiap Kompetensi Dasar (KD) dapat diketahui ketercapaiannya berdasarkan KKM yang ditetapkan. Guru harus memberikan respon yang tepat terhadap pencapaian kompetensi dasar tersebut, apakah memberikan layanan remidial atau layanan pengayaan.

2. Acuan peserta didik dalam menyiapkan diri mengikuti penilaian mata pelajaran

Setiap Kompetensi Dasar dan Indikator yang ditetapkan dalam KKM harus dicapai dan dikuasai peserta didik.

Dengan demikian, peserta didik dapat mempersiapkan diri dalam mengikuti penilaian, agar mencapai nilai KKM. Jika tidak tercapai, maka peserta didik harus mengetahui Kompetensi Dasar yang belum tuntas dan memerlukan perbaikan.

3. Bagian dari komponen dalam melakukan evaluasi program pembelajaran sekolah

Evaluasi keterlaksanaan program pembelajaran sekolah dan juga hasil program kurikulum dapat dilihat dari keberhasilan pencapaian KKM.

Hasil pencapaian Kompetensi Dasar berdasarkan KKM yang telah ditetapkan perlu dianalisis untuk selanjutnya dipetakan kompetensi yang mudah atau sulit.

Selain itu, hasil pencapaian KKM juga digunakan untuk menentukan cara perbaikan proses pembelajaran dan pemenuhan sarana prasarana belajar di sekolah.

4. Kontrak pedagogik antara guru dengan peserta didik dan antara satuan pendidikan dengan masyarakat

Keberhasilan pencapaian KKM adalah upaya yang harus dilakukan bersama antara guru, peserta didik, kepala sekolah, dan orangtua.

Guru melakukan upaya pencapaian KKM dengan memaksimalkan proses pembelajaran dan juga penilaian. Peserta didik mengupayakan pencapaian KKM dengan cara proaktif mengikuti kegiatan pembelajaran dan mengerjakan seluruh tugas yang didesain guru.

Orangtua dapat membantu memberikan motivasi kepada peserta didik untuk mengikuti pembelajaran. Kepala sekolah berupaya memaksimalkan pemenuhan sarana belajar di sekolah.

5. Target satuan pendidikan dalam mencapai kompetensi tiap mata pelajaran

Satuan pendidikan harus berupaya maksimal untuk dapat melampaui KKM yang telah ditetapkan. Keberhasilan pencapaian KKM menjadi tolok ukur kinerja satuan pendidikan dalam menyelenggarakan program pendidikan.

Satuan pendidikan dengan KKM yang tinggi dan mampu melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab dapat menjadi indikator kualitas mutu pendidikan bagi masyarakat.
Prinsip Penetapan KKM

Berikut ini beberapa prinsip yang harus diperhatikan dalam menetapkan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM).

1. Penetapan KKM adalah kegiatan pengambilan keputusan yang dapat dilakukan secara kualitatif (kemampuan akademis peserta didik) dan kuantitatif (kesepakatan rentang angka).

2. KKM setiap Kompetensi Dasar (KD) merupakan rerata dari indikator pada KD tersebut.

3. KKM mata pelajaran merupakan rerata semua KKM KD dalam satu semester dan dicantumkan dalam Laporan Hasil Belajar peserta didik.

4. Indikator adalah acuan pembuatan instrumen penilaian, sehingga setiap indikator memerlukan perbedaan nilai KKM.
Model Penetapan KKM

Satuan pendidikan dalam menetapkan KKM dapat memilih salah satu dari dua model berikut.

1. Lebih dari satu KKM

Sataun pendidikan dapat memilih setiap mata pelajaran yang memiliki KKM berbeda. Misalnya. KKM IPA (76), Matematika (72), Bahasa Indonesia (74), dan seterusnya.

KKM juga dapat ditentukan berdasarkan rumpun mata pelajarannya. Contohnya, rumpun MIPA (Matematika dan IPA) memiliki KKM 73, rumpun bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) memiliki KKM 75, dan rumpun IPS (IPS dan PPKn) memiliki KKM 78.

2. Satu KKM

Satuan pendidikan dapat memilih satu KKM untuk semua mata pelajaran. Setelah KKM tiap mata pelajaran ditentukan, maka KKM satuan pendidikan dapat ditetapkan dengan memilih KKM yang terendah, rerata, atau modus dari seluruh KKM mata pelajaran.
Komponen Penyusunan KKM

KKM dirumuskan setidaknya dengan memperhatikan 3 (tiga) aspek: karakteristik peserta didik (intake), karakteristik mata pelajaran (kompleksitas materi atau kompetensi), dan kondisi satuan pendidikan (daya dukung) pada proses pencapaian kompetensi.

1. Karakteristik Peserta Didik (Intake)

Karakteristik peserta didik (intake) diketahui dengan memperhatikan kualitas peserta didik yang dapat diidentifikasi dari hasil tes awal, nilai rapor, atau hasil ujian jenjang sebelumnya.

Karakteristik peserta didik bagi peserta didik baru kelas 1 SD dapat diketahui dari hasil tes awal yang dilakukan oleh satuan pendidikan.

Karakteristik peserta didik baru kelas VII SMP dapat dilihat dari rerata nilai rapor SD, nilai Ujian Sekolah SD, dan hasil seleksi masuk peserta didik baru di jenjang SMP.

2. Karakteristik Mata Pelajaran (Kompleksitas)

Karakteristik Mata Pelajaran (kompleksitas) adalah tingkat kesulitan dari masing-masing mata pelajaran.

Kompleksitas mata pelajaran dapat ditetapkan antara lain melalui expert judgment guru mata pelajaran melalui forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) tingkat sekolah.

Penetapan tingkat kompleksitas mata pelajaran adalah dengan memperhatikan hasil analisis jumlah KD, kedalaman KD, keluasan KD, dan perlu tidaknya pengetahuan prasyarat.

3. Kondisi Satuan Pendidikan (Daya Dukung)

Kondisi satuan pendidikan atau daya dukung, antara lain meliputi :

· kompetensi pendidik;

· jumlah peserta didik dalam satu kelas;

· predikat akreditasi sekolah; dan

· keyalakan sarana prasarana sekolah.
Langkah-langkah Perumusan KKM

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam penetapan KKM.

1. Menghitung jumlah Kompetensi Dasar setiap mata pelajaran pada masing-masing jenjang dalam satu tahun pelajaran.

2. Menentukan nilai aspek karakteristik peserta didik (intake), karakteristik mata pelajaran (kompleksitas), dan kondisi satuan pendidikan (daya dukung), sehingga menjadi KKM KD pengetahuan dan keterampilan.

Untuk memudahkan analisis setiap KD, perlu dibuat skala penilaian yang disepakati oleh guru mata pelajaran, seperti contoh berikut.





3. Menentukan KKM KD dasar untuk mendapatkan KKM mata pelajaran.




Misalkan :

· aspek daya dukung mendapat nilai 90

· aspek kompleksitas mendapat nilai 70

· aspek intake mendapat skor 65

Jika bobot setiap aspek sama, nilai KKM untuk KD tersebut adalah sebagai berikut.




4. Menentukan KKM setiap mata pelajaran





Hasil penetapan KKM oleh guru atau kelompok guru mata pelajaran selanjutnya disahkan oleh kepala sekolah sebagai pedoman guru dalam melakukan penilaian hasil belajar.

KKM yang sudah disahkan tersebut, kemudian disosialisasikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, yaitu peserta didik, orangtua, dan dinas pendidikan.

KKM juga dicantumkan dalam Lembar Hasil Belajar peserta didik pada saat hasil penilaian dilaporkan kepada orangtua/wali peserta didik.

Berikut Aplikasi KKM SD semua Kelas Semua Mata Pelajaran